Selasa, 19 April 2016

Akibat Matahari Mall Terlambat Lahir

Ini adalah sebuah acara Kompetisi Blogger ShopCoupons X MatahariMall. Yang diselenggarakan oleh ShopCoupons. voucher mataharimall dan hadiah disponsori oleh MatahariMall.
mataharimall-kompetisi

Akibat Matahari Mall Terlambat Lahir


Menjadi anak kos pastilah lebih banyak dukanya dibandingkan dengan sukanya apalagi bila menyangkut soal keuangan. Setidaknya itulah yang terjadi di dalam hidupku. 4 tahun kujalani menjadi anak kos, berusaha hemat dalam segala hal. Rajin belajar supaya cepat lulus, rajin menabung untuk membeli keperluan di kampus sampai pilih makanan yang murah meriah pun seringkali hanya menyisakan uang yang pas-pasan di kantong. Tapi bukannya sombong nih, aku juga punya lho buku tabungan walau uang yang ada hanyalah rekening yang nyaris kosong, uang hanya lewat saja, dari transferan orang tua ke rekening kampus atau ke rekening pemilik kos. Ya begitulah nasibku. Tapi semua itu tak membuatku patah semangat. Sebagai anak muda yang berenergi besar, kucoba untuk mengatasi semua itu dengan ambisi yang menggelora dan hati yang iklas. Kucoba melamar menjadi asisten laboratorium dan... untungnya keterima, makan siang dan malam dengan teman di warteg, ambil nasi sepiring penuh dengan satu macam lauk saja lalu berbagi dengan adil, kerja sampingan di perpustakaan, nebeng di kos-an teman untuk mengerjakan tugas, biar irit listrik, tidak membeli buku wajib matakuliah, hanya memfotokopi, menggunakan dalih beli minuman termurah di cafe, padahal butuh banget jaringan internet sampai dengan malam minggu menjadi tamu tak diundang di pernikahan orang lain guna menikmati kelezatan makanan dan minuman yang tersaji secara gratis. Dari semua kerja keras dan perbuatan penghematan yang telah kulakukan itu, tak pernah sedikitpun aku merasa keuanganku meningkat alias tidak ada uang lebih untuk sedikit bersantai. Yah begitulah hari-hari kujalani, bahkan seringkali aku tidak pulang kampung ketika liburan semester karena uangku telah habis untuk keperluan kampus sedangkan untuk meminta kepada orang tua, aku merasa tak enak hati. Selalu saja alasan yang kukemukakan selalu sama, ada semester pendek di kampus. Jadilah aku anak tunggal di rumah kos yang besar banget. Ya hitung-hitung, aku tak rugi di uang sewa kos karena uang sewa kos akan tetap berjalan walau kita, anak kos, pulang kampung padahal di dalam hatiku, aku kangen banget dengan rumahku dan seisinya dan pastinya, aku takut sendirian di rumah kos itu.

Hal yang telah kubahas di atas hanyalah gambaran umum dari kehidupanku di awal bulan sampai tengah bulan. Bila sudah menginjak akhir bulan... ya keadaan lebih sulit daripada itu. Berjalan mengendap-endap ketika datang dan pergi dari dan ke rumah kos karena jurangan kos suka lalu lalang mulai menunjukkan taringnya, menagih uang sewa bulanan, makan mie kemasan tanpa dimasak terlebih dahulu dua kali sehari, belajar malam hari menggunakan lilin, mandi, cuci rambut, sikat gigi menggunakan sabun, shampoo, pasta gigi teman kos yang seringkali tertinggal di kamar mandi sampai meminjam uang dari teman kampus untuk keperluan kampus yang sangat melimpah ruah. Bayangkan saja 1 rim kertas A4 akan habis hanya dalam waktu satu bulan saja untuk keperluan tugas, laboratorium dan ujian kecil atau kuis di kelas. Belum lagi tinta komputer dan beban listrik yang harus dibayar karena seringkali melebihi beban listrik standar yang telah ditetapkan di rumah kos. Kalau dihitung-hitung sangat banyak uang yang harus dikeluarkan untuk keperluan tak terduga. Sepertinya otak ini mau pecah memikirkan segalanya yang menghimpit masa mudaku yang seharusnya indah, hanya dipenuhi oleh cinta khas anak remaja dan gelak tawa. Hal ini ditambah lagi dengan naiknya ongkos transportasi, harga bahan kebutuhan pokok dan sehari-hari lainnya padahal uang yang diberikan orang tua pun tak ada peningkatan.


Coba saja kalau dulu sudah ada toko online Matahari Mall, pastinya aku tak perlu pusing memikirkan itu semua, bahkan aku bisa menabung dan mentraktir teman-teman. Matahari Mall yang akan membantuku mengatasi semua himpitan masalahku itu. Bukan hanya barang yang tersaji sangat lengkap, melainkan juga penuh dengan potongan harga atau diskon di saat semua harga barang naik merajalela, hanya di sini yang turun dengan signifikan. OK banget nggak tuh apalagi bila aku mendapatkan promo tanggal tua suprise dari Matahari Mall, yaitu setiap minggu ketiga setiap bulannya ada diskon hingga 80% untuk semua kategori. Gila banget khan !!!  Itu belum seberapa, masih ada gratis ongkos kirim (ongkir), berhadiah voucher belanja dan hadiah kejutan lainnya. Kalau tidak percaya coba saksikan saja video #JadilahSepertiBudi di bawah ini :



Di mana lagi coba ada yang seperti ini selain di Matahari Mall. Makanya buruan buka mata, pilih barang impianmu, klik dengan satu jari, pilih metode pembayaran yang kamu suka dan Matahari Mall akan segera mengantar barang idamanmu itu dengan selamat sampai tujuan. Di Matahari Mall tak ada kata ribet, yang ada hanya diskon gila-gilaan dan kejutan yang mengasyikan. Kalau sudah begini pantas saja bila Matahari Mall menjadi serbuan masyarakat Indonesia termasuk saya tentunya. Matahari Mall memang paling pengertian dan penyelamat di saat keuangan telah sekarat. Dengan semua keunggulan yang telah menjadi rahasia umum itu, maka tak aneh bila Matahari Mall menjadi toko online terpercaya dan no.1 di Indonesia.            





Tidak ada komentar:

Posting Komentar